Tampilkan postingan dengan label Lafazh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lafazh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 September 2014

Lafazh Basmallah

 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillahir rohmanir rohim)

Kalimat atau Lafazh Basmallah...

Bismillaahir rahmaanir rahiim,  artinya : Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang

  • Bismillahi syafi, Dengan nama Allah yang menyembuhkan
  • Bismillahil kaafi, Dengan nama Allah yang menyanggupkan
  • Bismillahil mu'aafi,  Dengan nama Allah yang menyelamatkan
  • Bismillahil waaf, Dengan nama Allah yang menyempurnakan
  • Bismillahirabbisama waati wal ardi, Dengan nama Allah yang mempunyai langit dan bumi
  • Bismillahillazi laayadhuru maasmihi syaiun filardi walafissamaai wahuassamiul 'alim,  Dengan nama Allah yang tidak mendatangkan kemudharatan serta namaNya oleh sesuatu sama ada dibumi dan dilangit dan Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui;
  • Bismillahi masya Allah layasuqul khaira illalah, Dengan nama Allah apa yang dikehendaki Allah, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Allah;
  • Bismillahi masya Allah la yasrifussuaa illallah, Dengan nama Allah apa yang dikehendaki Allah, tidak ada apa yang memalingkan keburukan kecuali Allah;
  • Bismillahi masya Allah la haula wala quwatailla billah, Dengan nama Allah apa yang dikehendaki Allah, tiada daya dan upaya melainkan dengan keizinanNya.

Senin, 01 September 2014

Lafazh Hauqolah


 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillahir rohmanir rohim)

Kalimah atau lafazh Hauqolah...

(لا حول ولا قوة إلا بالله) “laa haula wala quwwata illa billah”. Bisa jadi dengan dzikir ini kita diberikan kesembuhan dan kemudahan dunia-akhirat.

Minggu, 31 Agustus 2014

Lafazh Istighfar

 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillahir rohmanir rohim)
Kalimat bacaan istighfar

Rabbigh-firli wa tub'alayya innaka anta-tawwaburrahim. Artinya : Ya Robbku, ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau zat Yang Maha Menerima taubat dan Maha Penyayang. (HR Bukhari)

أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ الَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullahal-ladzi la ilaha illa huwal-hayyul qayyumu wa atubu ilahi. Artinya : Aku memohon ampunan kepada Allah, Zat yang tiada Robb selain Dia, Yang Maha hidup lagi Maha Menegakkan dan aku bertaubat kepada-Nya. (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Hakim)

Astaghfirullaha wa atubu ilahi. Artinya : Aku memohon ampunan kepada Allah, dan bertaubat kepada-Nya. (Mutafaq 'alaih)

Sayyidul Istighfar (Pemimpin Istighfar), yaitu :

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana'abduka wa ana'ala 'ahdika wa wa'dika ma-statha'tu, a'udzu bika min syarri ma shana'tu, abu'u laka bini'matika 'alayya wa abu'u bidzanbi faghfirli fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Ya Allah, Engkau-lah Tuhanku, tiada tuhan selain engkau yang telah menciptakan aku. Aku adalah hamba-Mu dan aku berada di atas sumpahku dan janjiku pada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku lakukan. Aku mengakui atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan aku mengakui dosa (yang aku perbuat). Maka, maafkanlah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau. (HR Muslim)

Inilah lafaz dan bentuk bacaan istighfar yang diriwayatkan dari Nabi dan termaktub dalam hadis-hadis sahih. Ada pula lafaz dan bentuk bacaan lainnya yang maknanya serupa dan boleh diamalkan. Akan tetapi, mengikuti Sunnah Nabi adalah lebih diutamakan.

Lafazh Hasballah


   بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillahir rohmanir rohim)

Kalimat Hasbalah, Hasbunallaah wa ni'mal wakiil. Ni'mal maula wa ni'man nashiir.
Al-Qur’an penuh dengan kalimat hikmah yang dapat digunakan untuk menterapi diri hingga memiliki ahlak sempurna sebagaimana ahlak Rasulullah. Ketika Aisah ditanya tentang ahlak Rasulullah ia menjawab bahwa ahlak Rasulullah adalah Al-Qur’an. Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam bukan sekedar untuk dibaca dan dilagukan dengan irama yang indah menarik, tapi untuk ditanamkan didalam hati dan dijadikan sikap hidup. 


Jika demikian halnya, maka kalimat hasbalah merupakan salah satu ucapan terbaik bagi yang senantiasa mengharapkan pertolongan-Nya. Kalimat  hasbalah berbunyi Hasbunallah wa ni'mal wakil ni'mal maula wa ni'mal natsir artinya cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.
Bacaan hasbalah itu pula yang diucapkan oleh Rasulullah SAW ketika sedang kesulitan akibat pengepungan selama beberapa minggu oleh pasukan Ahzab dalam perang Khandaq di Kota Madinah. Dengan bacaan tersebut, Rasulullah sholallahu 'alaihi wassalam dan umat Islam pun keluar sebagai pemenang.

Alquran mengabadikan peristiwa tersebut dalam surat Ali Imran [3]: 173, artinya ''Yaitu orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan, 'Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka.' Maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, 'Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung'.''

Syahdan, tatkala Nabi Ibrahim AS dilemparkan ke dalam lautan api oleh para pengikut Raja Namrud bin Kan'an, ia mengucapkan  Hasbunallah wa ni'mal wakil, dan api pun tiba-tiba menjadi dingin. Ini diberitakan oleh Rasulullah SAW, ''Akhir kalimat yang diucapkan oleh Ibrahim ketika dicampakkan ke dalam api ialah hasbunallah wani'mal wakil. '' (HR Bukhari).

Dikisahkan, ketika Nabi Ibrahim AS mulai dimasukkan ke dalam kobaran api, Jibril datang dan berkata, ''Apakah engkau butuh aku?'' Ibrahim menjawab, ''Kalau kepadamu tidak, tapi kalau kepada Allah, ya.'' Kemudian Allah subhanahau wa ta'ala berfirman, artinya "Kami berfirman, 'Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim'." (QS Al-Anbiyaa' [21]: 69).

Menurut Ibnu Katsir, kalimat hasbalah juga diucapkan oleh 'Aisyah RA ketika ia mengharapkan pertolongan Allah, di saat kabar bohong ( haditsul ifqi ) tentang dirinya beredar. Hal itu direkam dalam surat An-Nur [24]: 11-26).

Sejarah telah memberitakan kekuatan hasbalah yang diucapkan oleh para nabi dan orang-orang saleh, ketika mereka menghadapi cobaan besar ataupun fitnah yang berat. Kekuatannya melebihi kekuatan apa pun di dunia ini, serta menegaskan semangat tauhid pada diri orang yang mengucapkan. Yaitu bahwa hanya kepada Allah sajalah ia berserah diri, dan bahwa semua makhluk di sisi-Nya adalah lemah.

Lafazh Taqdis

 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillahir rohmanir rohim)


Subhanal malikil quddus, artinya : Maha suci Robbn Yang Merajai lagi Maha Suci.

Subbuhun quddusun robbunaa wa robbul malaa-ikati warruh, artinya : Maha Suci lagi Quddus Robb Kami, Robb para Malaikat, dan Ruh.

Lafazh Takbir

 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillahir rohmanir rohim)
Umat muslim, kita harus selalu menyerukan namaNYA . Allahu Akbar,  Allah Maha Besar. 
الله أَكْبَر

Bacaan takbir disunnahkan pada hari raya Idul Fithri sehari penuh. Adapun lafadz bacaan takbir adalah sebagai berikut :

اللهُ اكبَرْ, اللهُ اكبَرْ اللهُ اكبَرْ لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُوَِللهِ الحَمْد

Allahu akbar, Allahu akbar,  Allahu akbar, Laa ilaaha illaallahu, waallahu akbar, Allahu akbar, wa lillaahilhamd. Artinya : Allah Maha besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan( yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya milik Allah.

Takbir versi lengkap :

َاللهُ اكبَرْ كبيْرًا والحَمدُ للهِ كثِيرًا وَسُبحَانَ اللهِ بُكرَةً واَصِيلا, لااله اِلااللهُ ولانعْبدُ الاإيّاه, مُخلِصِينَ لَه الدّ يْن, وَلَو كَرِهَ الكَا فِرُون, وَلَو كرِهَ المُنَافِقوْن, وَلَوكرِهَ المُشْرِكوْن, لاالهَ اِلا اللهَ وَحدَه, صَدَق ُوَعْدَه, وَنَصَرَ عبْدَه, وَأعَزّجُندَهُ وَهَزَمَ الاحْزَابَ وَاحْدَه, لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُ وَِللهِ الحَمْد

Allahu akbar kabiiro, Walhamdulillaahi ka-tsii-ro, Wa-subhaanallahi bukrotawwa 'ashiila, Laa ilaaha illa allahu walaa na’budu illaa-iyyaah, mukhlishiina lahuddiina, Walaw karihal kaafiruun, Walaw karihal munaafiquun, Walaw karihal musyrikuun, Laa ilaaha illaallahu wahdah, Shodaqo wa’dah, Wanashoro- ‘abdah, Wa a‘azza jundahu, Wa hazamal ahzaaba wahdah, Laa ilaa ha illa allahu wallahu akbar, Allahu akbar, Walillahilhamd.


Artinya : Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore, tiada Tuhan(yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya, dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafiq, orang-orang musyrik membencinya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan ke Esa anNya, Dia dzat yang menepati janji, dzat yang menolong hambaNya dan memuliakan bala tentaraNya dan menyiksa musuh dengan ke Esa anNya. tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya untuk Allah.

Lafazh Tahmid

 
 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillahir rohmanir rohim)

Kalimat atau Lafazh Tahmid yakni membaca الحمد لله yang artinya Segala Puji adalah milik Allah, memiliki makna hubungan kita dengan sesama, yakni tiada yang pantas kita lakukan dan ucapkan selain rasa syukur kita terhadap segala apa yang telah dikaruniakan oleh Sang Pencipta, rasa syukur kita terhadap orang-orang disekitar kita yang telah ikut andil dalam kehidupan sehari-hari. 
 
Tahmid, Alhamdulillah) mengandung arti "Pujian hanya milik Allah". adapun tulisan tahmid dalam bahasa Arab adalah sebagai berikut :

الحمد لله


namun biasanya ditambahkan juga dengan kata robil 'aalamiin, sehingga menjadi

الحمد لله رب العالمين

Lafazh Tasbih


 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillahir rohmanir rohim)

سبحان الله 
Subhaanallaah, Artinya Maha suci Allah

سبحان الله و بحمده
Subhaanallaah wa bihamdihi

سبحان الله و بحمده سبحان الله العظيم 
Subhaanallaah wa bihamdihi Subhaanallaahil ‘adziim

سبحان الله العظيم سبحان الله و بحمده 
Subhaanallaahil ‘adziim Subhaanallaah wa bihamdihi

سبحان الله و الحمد لله و لا اله إلا الله و الله أكبر و لا حول و لا قوة إلا با لله العلى العظيم 
Subhaanallaah wal hamdulillaah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim 

سبحان الله و بحمده عدد خلقه و رضى نفسه و زنة عرشه و مداد كلماته 
Subhaanallaah wa bihamdihi ‘adada kholqihi wa ridhoo nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midaada kalimaatihi


Lafazh Tahlil

 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillahir rohmanir rohim)

Lafazh Tahlil adalah membaca lafadz La ilaha ill-Allah (لاإله إلا الله) ... artinya adalah "Tiada Tuhan Selain Allah"

لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكَ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.

La ilaha illallahu wahdahula syariikalah, lahulmulku walahul'hamdu yu'hyii wayumiitu wahuwa 'alakulli syai'inqodiir.


Albaqiyatu sholihatu

 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillahir rohmanir rohim)

Al baaqiyaatush shoolihat terdiri atas kalimah

1. Subhanallah ( سبحان الله )
2. Al-Hamdulillah ( الحمد لله )
3. Lailaaha Illallah ( لا اله الا الله )
4. Allahu Akbar (الله اكبر )
5. Laahawla wala quwwata illa billah ( لا حول ولا قوّة الاّ با لله )

Apabila digabungkan cara membaca Al baaqiyatush shoolihat, sebagai berikut :

“Subhanallah, Walhamdulillah, wa la Ilaha Illallah, wallahu Akbar” (Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar).” 


سبحان الله و الحمد لله و لا اله إلا الله و الله أكبر و لا حول و لا قوة إلا با لله العلى العظيم 
Subhaanallaah, wal hamdulillaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim,


 
Blogger Templates